
Tertinggi dalam Sejarah, Kemana Emas akan Mengarah ?
Harga emas mencapai level tertinggi sepanjang sejarah, menembus US$3000 per troy ounce di awal tahun 2025. Kebijakan baru dari pemerintah AS yang dianggap menciptakan ketidakpastian mendorong investor menjauhi dolar, meningkatkan daya tarik emas. Dolar AS mengalami pelemahan kini berada di level 103,70 setelah sebelumnya sempat menyentuh 109,02. Karena emas dihargai dalam dolar, pelemahan mata uang ini mendorong harga emas naik lebih tinggi.
Tak hanya pengaruh dolar AS, emas mengalami penguatan setelah BTC mengalami penurunan tajam. Bitcoin anjlok 24% dari level tertingginya di Februari 2025. Penurunan ini memicu investor untuk beralih ke aset yang lebih stabil, dengan emas sebagai pilihan utama. Kejadian ini memperkuat tren bullish emas yang bisa dikatakan saat ini secara tehnikal hanya emas yang memiliki tren naik yang kuat.
Dengan faktor-faktor yang masih berkembang, tren bullish emas kemungkinan akan bertahan dalam beberapa bulan ke depan. Meski kini telah mencetak rekor tertinggi terbaru, emas masih berpotensi terus mencetak harga baru jika keadaan pasar yang masih belum stabil. Terlebih jika harga bitcoin masih berpotensi melemah hingga level US$77,000 dalam waktu dekat, emas akan semakin diminati.
Secara tehnikal, jika emas mampu breakout di atas US$3050, maka target kenaikan berikutnya berada di US$3200. Dengan beberapa katalis utama yakni pelemahan dolar AS dan kemungkinan kebijakan moneter yang positif terhadap emas. Saat ini keputusan pemangkasan suku bunga AS menjadi topik yang ditunggu-tunggu dikalangan investor emas.
Setelah emas mencapai harga tertinggi dalam sejarah, LakuFriends harus semakin yakin bahwa emas masih berada dalam tren naik yang kuat. Terlebih banyaknya faktor pendukung untuk emas semakin bersinar di tahun 2025. Jangan lewatkan kesempatan cuan dari emas, beli emas digital hanya di LAKUEMAS !