
Naik Dan Turun, Intip Potensi Emas Di Masa Depan !
Emas terpantau belum berhenti melambung, mengikuti tanggal 20 Februari 2025 yaitu menyentuh US$2950 per troy ounce – tertinggi sepanjang sejarah! Dengan naiknya emas dunia +0,59% dalam perdagangan hari ini, harga emas domestik pun mencapai Rp1,701,000/gram. Harga tersebut merupakan harga tertinggi sepanjang masa loh LakuFriends dan emas tercatat telah mencapai rekor terbaru di 2025.
Naik terus menerus sehingga menarik banyak peminat investor lainya dan karena hal tersebut, permintaan beli menjadi naik dan beberapa analis menyebutkan memang potensi emas pada tahun ini dapat menyentuh US$3000 per troy ounce atau dalam rupiah bernilai Rp1,900,000/gramnya.
Target tersebut dapat dijabarkan secara tehnikal seperti tren naik kuat yang telah terbentuk sejak perang dagang AS diberlakukan. Ditandai oleh banyaknya transaksi beli setiap adanya penurunan harga menunjukan minat beli yang dominan. Dalam tehnikal support harga emas pada level US$2860 pada indikator moving average 20 menunjukan tren naik. Sebagai penjaga harga, harga emas dapat terus naik selama tidak patah tren dibawah US$2860 per troy ounce. Dengan capaian potensial keuntungan 5% pada US$3000 per troy ounce kedepanya mungkin tercapai dalam quartal 1 ini.
LakuFriends yang terkaget-kaget melihat pergerakkan harga emas akhir-akhir ini tidak perlu khawatir karena masih nemiliki kesempatan untuk merasakan euforia kenaikan emas dengan membeli emas digital saat emas sedang bergerak ke bawah seperti sekarang! YA BETUL SEKALI ! Harga emas hari ini (21 Februari 2025) sedang bergerak lebih rendah dari hari sebelumnya, dan dengan spread yang kecil di banding emas fisik – emas digital menawarkan perdagangan emas jangka pendek yang lebih fleksibel untuk mencapai keuntungan!
Dengan level spread sebesar 2.5% potensi dapat menjual dalam keadaan untung di harga emas yang diprediksi akan rally dapat memberi peluang lebih besar! Yuk semangat tambah portofolio emas anda !
*Analisis Tehnikal by Gold Advisor LAKUEMAS – Linda Ayumna, CIC